Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Investasi Saham Termasuk Judi atau Bukan

     Menurut KBBI , Saham adalah surat bukti kepemilikan bagian modal perseroan terbatas yang memberi hak atas dividen dan lain-lain menurut besar kecilnya modal yang disetor. Saham biasanya dinyatakan dalam jumlah lembar. Saham dapat diperjual belikan atau kata lainnya berganti tangan kepemilikan . Harga jual nya bisa saja lebih mahal daripada harga belinya sehingga menguntungkan sipenjual, atau bisa  berlaku sebaliknya dimana harga jual lembar saham lebih murah daripada harga belinya sehingga merugikan si pemilik . Singkatnya , si pemilik saham bisa saja untung atau bisa rugi ketika memutuskan untuk menjual saham miliknya.   Lalu jika demikian,  apakah saham itu judi ? Bagaimana pendapat anda? Apakah anda setuju bila saya sebut investasi saham itu judi ? Apakah anda akan menolak bila saya sebut saham itu bukan judi tapi investasi?

    Ada banyak jenis investasi dalam bentuk aset yang tidak rill ( aset kertas / paper asset ) salah satunya adalah saham . Investasi saham adalah salah satu jenis investasi pada jenis aset yang tidak rill artinya saham tersebut tidak dapat anda lihat wujudnya , tidak dapat anda pegang bentuk fisiknya . Karena sesungguhnya saham hanya berupa dokumen elektronik yang akan terkirim kedalam gawai anda.

Baca juga : Mindset Investasi yang baik dan benar 

    Seseorang yang membeli saham sebuah perusahaan akan disebut sebagai pemilik perusahaan tersebut, tidak peduli seberapa banyak jumlah lembar saham yang dimilikinya. Misalnya, ada sebuah perusahaan “Maju Bersama Mundur Tidak Mau” yang sudah terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia) atau biasa kita kenal dengan perusahaan yang sudah go public , memiliki saham beredar sebanyak 1,5 milyar lembar .Kemudian seorang pemuda bernama Tegar melakukan pembelian saham perusahaan sebanyak 500 lembar , maka Tegar sudah disebut sebagai salah satu pemilik perusahaan  “Maju Bersama Mundur Tidak Mau”. 


Mari kita kembali kepada contoh kasus diatas , bagaimanakah caranya agar Tegar bisa mendapatkan keuntungan dari 500 lembar saham perusahaan “Maju Bersama Mundur Tidak Mau” yang dimilikinya ? Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas saya akan menggunakan sebuah illustrasi lain. Saya berharap illustrasi ini tidak membuat anda tersinggung, karena ini hanya sebuah illustrasi saja . 


Umpamanya saham perusahaan “Maju Bersama Mundur Tidak Mau” adalah sebuah benih Bunga Matahari yang dijual dalam bentuk bungkusan kecil. Satu bungkus benih Bunga Matahari dijual seharga Rp5.000,- . Tegar melihat benih tersebut, kemudian Tegar membolak- balik bungkus nya sambil mengamati. Setelah melalui proses pengamatan yang panjang dan teliti, Tegar memutuskan   untuk membeli 5 bungkus  benih Bunga Matahari tersebut. Tegar membiarkan benih tumbuh dan berkembang . Beberapa waktu kemudian , Tegar melihat benih yang dibelinya sudah tumbuh menjadi tanaman Bunga Matahari. Tegar melihat harga jualnya sudah naik menjadi  Rp 500.000,- . Tegar memutuskan menjual setegah bagian dari jumlah tanaman yang dimilikinya, sehingga dia mendapatkan keuntungan. Sisanya dibiarkan berkembang menjadi tanaman yang sudah berbunga dan berbiji. Tegar menjual sisanya dengan harga Rp5.000.000,- dan mendapatkan keuntugan lainnya . Seperti itulah cara Tegar mendapatkan keuntungan dari saham perusahaan “Maju Bersama Mundur Tidak Mau”. 


Kemudian muncul sebuah pertayaan apakah Tegar melakukan sebuah judi ? bagaimana menurut anda ?  seperti apa penilaian anda terhadap hal yang dilakukan oleh Tegar ?  Apakah itu judi? Pada kasus ini, menurut saya tegar tidak melakukan judi. Tegar hanya melakukan investasi. Tegar mendapatkan keuntungan dari investasi benih Bunga Matahari miliknya. Tegar hanya membeli saham perusahaan dan menjadi pemiliknya untuk beberapa waktu lamanya. Tegar melakukan investasi saham bukan berjudi . 


Posting Komentar untuk "Investasi Saham Termasuk Judi atau Bukan"