Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Analisa Fundamental dan Teknikal Saham Dalam Pasar Modal

        Sebuah kabar baik bagi kita semua bahwa rakyat Indonesia yang memahami tentang pentingnya berinvestasi semakin bertambah setiap hari nya. Hal ini dapat kita lihat dari jumlah SID yang semakin bertambah. Menurut data BEI yang di publikasikan melalui instagram, per Selasa 16 Februari 2021, jumlah Single Investor Identification (SID) saham mencapai 2.001.288. Angka ini menunjukkan sebuah pencapaian yang baik. 

    Pertumbuhan jumlah investor tersebut menimbulkan sebuah pertayaan baru dibenak kita , apakah mereka mempuyai dasar pemahaman yang benar tentang dunia investasi di saham ?. Sejauh apa mereka mengenal pasar saham IHSG di Indonesia ?. Apakah mereka mengenal kriteria perusahan perusahaan terbuka yang terdaftar di BEI dengan baik? Tentu hal ini patut kita pertimbangkan agar jangan menimbulkan masalah baru dikemudian hari, dan tidak menimbulkan dampak yang negatif ( efek jera bagi si investor). 

   Sobat investor, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang 3 gaya analisa yang ada. Hal ini sesuai dengan kondisi pasar modal di Indonesia saat ini . 3 gaya analisa tersebut diantaranya : 

Baca juga : Pentingnya Mandiri Finansial Bagi Perempuan 

1. Gaya analisa fundamental 

    Gaya analisa fundamental adalah analisa yang berdasarkan pengamatan terhadap kondisi perusahaan secara menyeluruh. Banyak hal yang dipertimbangkan dalam analisa fundamental. Beberapa diantaranya adalah : 

o Apa bisnis dibalik perusahaan tersebut ?

o Bagaimana cara berbisnis perusahaan ?

o Apakah bisnis perusahaan ada di industri yang bagus ?

o Bagaimana kemampuan perusahaan bersaing dengan perusahaan lain di industri sejenis ?

o Bagaimana kondisi keuangan perusahaan ? sehat atau tidak ?

o Bagaimana sikap dan perilaku para pemimpin perusahaan ?

    Untuk menjawab pertayaan - pertayaan diatas kita perlu untuk memahami dan mencari tahu (melakukan riset ) berdasarkan informasi dari laporan keuangan, public expo yang dilakukan perusahaan dan dari sumber lain yang relevan. Setelah melakukan riset yang dirasa cukup bagi si investor,  tidak serta merta langsung dibeli. Ada satu hal lagi yang perlu dipertimbangkan. Berapa harga yang dikeluarkan untuk mendapatkan saham perusahaan tersebut?. Harga yang ditawar setiap investor berbeda, tergantung profil resiko masing – masing. 

2. Gaya analisa teknikal 

    Gaya analisa teknikal adalah analisa yang berdasarkan pengamatan terhadap pergerakan harga saham perusahaan. Orang – orang yang menggunakan analisa teknikal biasa kita sebut trader. Kondisi perusahaan saat ini bukanlah sesuatu hal yang dipertimbangkan dalam analisis teknikal. Ada satu hal yang dipercayai dalam analisa teknikal ini yaitu “ pergerakan harga dimasa lalu akan menentukan harga dimasa depan “

3. Gaya main saham 

    Gaya main saham ini sangat berbahaya , apalagi bagi sobat investor pemula. Mereka mengangap bahwa berinvestasi hanya sekedar permainan belaka. Main saham berarti membeli perusahaan yang sedang hits, direkomendasikan banyak pihak, dan ramai dibicarakan.Tentu kita tidak boleh lupa fenomena yang terjadi di akhir tahun 2020 sampai pertengahan tahun 2021. Fenomena banyaknya bermunculan fluencer saham yang merekomendasikan  saham tertentu. Padahal seandainya ditanya sekalipun belum tentu mereka memahami apa yang mereka rekomendasikan. Kondisi ini tentulah sesuatu yang harus kita ingat sampai kapan pun dikemudian hari agar jangan sampai sobat investor menjadi korbannya. Investasi bukanlah sebuah permainan.

    Sobat investor,  kemandirian berinvestasi menjadi suatu keharusan. Sebelum anda memutuskan untuk berinvestasi dipasar modal , ada baiknya berinvestasi lah terlebih dahulu kepada diri anda pribadi. Bekali diri dengan pemahaman yang baik tentang dunia investasi. Investasi tidak serumit rumus kalkulus. Investasi hanya membuntuhkan matematika yang sederhana. Pemahaman dan pengalaman akan memberikan pelajaran berharga bagi sobat investor. 

 


Posting Komentar untuk "Analisa Fundamental dan Teknikal Saham Dalam Pasar Modal "