Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Analisa Saham Gudang Garam Terbaru Yang Rajin Bagi Deviden Tetapi Mengalami Koreksi Harga

     Setiap orang memutuskan berinvestasi karena memiliki satu tujuan yaitu dana yang dimilikinya dapat bertumbuh dan menghasilkan keuntungan. Saham adalah salah satu bentuk investasi yang banyak dilirik masyarakat khususnya kaum millenial . Hal ini karena saham dapat memberikan 2 jenis keuntungan yaitu capital gain dan deviden. Dengan mempertimbangkan resiko kerugian yang didapat, alangkah baiknya Jika kita bisa mendapatkan kedua keuntungan tersebut .

    Setiap orang berharap dapat memilih dan membeli saham yang keuntungan nya selalu bertumbuh. Keuntungan yang bertumbuh akan diikuti dengan kenaikan harga sahamnya berkali - kali lipat. Orang – orang mengunakan rasio- rasio  untuk mengetahui kinerja sebuah saham. Di artikel sebelumnya kita sudah membahas tentang anak usaha yang dimiliki  PT.Gudang Garam Tbk. Kali ini kita akan membahas tentang berbagai jenis ratio untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan PT.Gudang Garam Tbk. Data yang saya pergunakan adalah bersumber dari laporan keuangan perusahaan yang bersangkutan. Data akan disajikan selama 7 tahun mulai sejak 2014 sampai 2020 ( karena data tersebutlah yang berhasil saya dapatkan ) 

Baca juga : Mandiri Finansial bagi Perempuan 

1.Rasio Profitabilitas PT.Gudang Garam Tbk

    Ratio profitabilitas adalah rasio yang dapat dipergunakan untuk mengukur seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Untuk dapat mengukur ratio ini kita membutuhkan laporan laba rugi dari perusahaan yang kita analisis. Ada banyak jenis rasio profitabilitas diantaranya Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit Margin(OPM), Net Profit Margin (NPM), EBT Margin, EBIT Margin, dll. 

a) Gross Profit Margin (GPM) adalah rasio yang membandingkan antara laba kotor (gross profit) dengan penjualan (revenue). GPM = Laba kotor / penjualan 

b) Operating Profit Margin (OPM) adalah rasio yang membandingkan antara laba usaha (Operating Profit) dengan penjualan (revenue). OPM = laba usaha/ penjualan

c) Net Profit Margin (NPM) adalah rasio yang membandingkan antara laba bersih (Net Profit) dengan penjualan (revenue). NPM = laba bersih/ penjualan.  Ratio ini terkadang bisa kurang akurat untuk mengukur kemampuan perusahaan . Hal ini dapat terjadi jika dalam laporan laba rugi banyak terdapat penghasilan lain – lain yang sama sekali tidak berhubungan dengan bisnis yang dijalankan oleh perusahaan tersebut. 

d) EBT Margin adalah rasio yang membandingkan antara pendapatan sebelum pajak (earnings before tax ) dengan penjualan. EBT Margin = pendapatan sebelum pajak / penjualan.

e) EBIT Margin adalah rasio yang membandingkan antara penghasilan sebelum bunga & pajak (earnings before interest & tax ) dengan penjualan. EBIT Margin = antara penghasilan sebelum bunga & pajak/ penjualan. 


    Perhatikan tabel dibawah ini :

  Ratio profitabilitas PT.Gudang Garam Tbk 2014 – 2020

       Berdasarkan data tabel diatas kita mendapatkan berbagai informasi diantaranya:

Angka penjualannya meningkat setiap tahunnya

Laba usaha nya juga meningkat ( kecuali tahun 2020 dimana kita sama sama mengetahui bahwa  kondisi ekonomi kurang kondusif)

Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp7.647.725.000.000,- ( untuk laba bersih ini saya ambil laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk bukan laba bersih seluruhnya. Hal ini karena itulah laba yang menjadi hak pemilik pemegang saham)

dan masih banyak informasi yang dapat anda kembangkan sendiri sesuai dengan hal yang anda perlukan.

Baca juga Saham Judi atau bukan

2. Sumber pendapatan  PT.Gudang Garam Tbk

    Setelah kita mengetahui keuntungan yang berhasil diperoleh oleh PT.Gudang Garam Tbk rasanya kurang pas jika tidak mengulik dari mana sajakah penghasilan tersebut? Di artikel sebelumnya, saja sudah membahas anak usaha yang dimiliki gudang garam beserta jenis bisnisnya. Hanya saja dalam laporan keuangannya, data pemasukan hanya dibagi menjadi 3 jenis yaitu rokok, karton dan lain-lain. Perhatikan tabel dibawah ini:

        Laba masing masing segmen usaha PT.Gudang Garam Tbk 

Berdasarkan data pada tabel diatas kita mendapatkan beberapa informasi diantaranya :

Sejak 2014 – 2020 laba usaha yang diperoleh oleh PT.Gudang Garam Tbk hampir 98%  lebih laba disumbangkan oleh segmen rokok

Untuk tahun 2019 dan 2020 industri lain – lain malah menyebabkan kerugian 

dan masih banyak informasi yang dapat anda kembangkan sendiri sesuai dengan hal yang anda perlukan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang PT.Gudang Garam Tbk akan dibahas pada artikel berikutnya. Jadi pastikan anda membacanya.

NB : Artikel ini hanya bersifat sebagai informasi bukan rekomendasi untuk membeli saham yang dibahas. Resiko investasi ada ditangan anda sendiri.

Baca juga : Manfaat LapKeu bagi Investor

Kalian ingin saham apa yang dibahas ? tinggalkan pesan dikolom komentar. 

Posting Komentar untuk "Analisa Saham Gudang Garam Terbaru Yang Rajin Bagi Deviden Tetapi Mengalami Koreksi Harga "